in

Catatan Kecil Pempek

Beragam jenis pempek yang bisa menjadi pilihan menu makanan favoritmu!

Lagi heboh-hebohnya ASEAN GAMES Jakarta-Palembang, berdampak positif membawa nama kota palembang ke telinga dunia.

Seperti masyarakat dunia ketahui bahwa Palembang kota pempek. Pempek merupakan aset dan menjadi makan khas kota Palembang. Dari berbagai macam definisi mengenai pempek, di artikel ini saya berpendapat, pempek merupakan alternatif cara menikmati daging ikan.

Gizi yang terkandung dalam daging ikan salah satunya adalah omega 3 yang berfungsi membantu perkembangan anak dalam hal kecerdasan.

Namun, terkadang anak-anak tidak suka makan ikan, padahal ikan mengandung protein, lemak jenuh dan berbagai macam vitamin. Kurangnya pemahaman mengenai manfaat makan ikan, membuat anak-anak tidak terdorong untuk mengonsumsinya.

Sama seperti kita yang belum tahu sejarah pempek. Oleh karena itu, saya hanya  ingin mengulas sejarah pempek.

Berdasarkan cerita rakyat, sekitar tahun 1617 seorang keturunan Tionghoa yang biasa disebut apek berusia 65 tahun yang tinggal di daerah Perakitan (tepian Sungai Musi) merasa prihatin menyaksikan tangkapan ikan yang berlimpah di Sungai Musi, tapi belum seluruhnya dimanfaatkan dengan baik, hanya sebatas digoreng dan dipindang.

Ia kemudian mencoba alternatif pengolahan lain. Saat itu Ia mencampur daging ikan giling dengan sagu sehingga menghasilkan makanan baru. Makanan baru tersebut dijajakan oleh para apek dengan bersepeda keliling kota.

Oleh karena penjualnya dipanggil dengan sebutan “pek … apek”, maka makanan tersebut akhirnya dikenal sebagai empek-empek atau pempek.

Pada awalnya pempek dibuat dari daging ikan belida. Namun, dengan semakin langka dan mahalnya harga ikan belida, ikan tersebut lalu diganti dengan ikan gabus, ikan putak, lele, toman, dan bujuk.

Dipakai juga jenis ikan laut seperti tenggiri, kakap merah, parang-parang dan ikan teri. Penyajiannya ditemani kuah saus yang disebut cuko. Cuko dibuat dari air yang dididihkan, kemudian ditambah gula merah, asam jawa, ebi (udang kering), cabai rawit tumbuk, bawang putih, dan garam.

Jenis-jenis pempek bervariasi ada pempek kapal selam, pempek kulit, pempek bulat, pempek lenjer, pempek lenggang dan banyak lagi jenis-jenisnya di Palembang.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cita Rasa Nusantara Bernuansakan Eropa (Salad With Peanuts Sause)

Burger Jawa di Lereng Gunung Merapi