in

Cita Rasa Nusantara Bernuansakan Eropa (Salad With Peanuts Sause)

Nasi pecel dipadukan dengan sayuran rebus yang disiram sambal pecel di atasnya, memberikan kenikmatan tersendiri.

Berbicara mengenai Indonesia maka akan terlintas kata negara archipelago (kepulauan), di mana dari daerah kepulauan maka akan dibagi atas daerah-daerah provinsi, dan dari daerah provinsi itu sendiri akan dibagi lagi atas kabupaten dan kota.

Kemudian tidak heran Indonesia kaya akan kuliner yang tidak akan ada habis-habisnya. Dari yang sering kita dengar atau konsumsi hingga yang begitu asing di telinga. Oleh karena itu, Indonesia merupakan destinasi yang tepat sebagai surganya para traveler kuliner.

Salah satu daerah di Jawa Timur yang patut dikunjungi, yaitu sebuah kota yang terletak 160 km sebelah Barat Kota Surabaya, atau 111 km sebelah Timur Kota Surakarta.

Letaknya yang strategis diantara simpul jaringan jalan raya regional penghubungkan daerah Jawa Timur dengan Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Di samping itu, dilewati juga jalan kereta api lintas utama pulau Jawa bagian selatan yang menghubungkan Surabaya-Jakarta lewat Purwokerto dan Surabaya-Bandung.

Apalagi jika bukan kota Madiun, kota yang menyimpan beragam masakan maupun makanan khas yang patut dicoba.

Seperti halnya, masakan dengan cita rasa nusantara bernuansakan Eropa yang mampu membuat lidah penikmatnya menari akan rasa pedas, manis, dan gurihnya, semua pasti tahu apalagi jika bukan “sambal pecel”.

Siapa yang tidak tahu makanan khas satu ini, hampir disetiap daerah Jawa Timur bahkan di luar Jawa pun juga mudah kita temui baik di penjual kaki lima maupun restoran.

Dalam harfiah bahasa Jawa sendiri pecel memilik arti tumbuk atau dihancurkan.

Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa pecel merupakan sambal yang terbuat dari kacang sangrai atau oven atau goreng yang dipadukan pelengkap lainnya dalam jumlah takaran cabai, daun jeruk, jeruk purut, gula merah dan sedikit garam sesuai selera.

Karena hal itulah rasa sambal setiap tempat penjualan di madiun pasti berbeda.

Cara pembuatan maupun pelengkap itulah yang membuat rasa setiap sambal di Madiun berbeda, tapi tidak mengurangi sedikitpun khasnya sambal pecel madiun yang pedas, manis, gurih.

Nikmatnya nasi pecel dipadukan dengan sayuran rebus yang disiram sambal pecel di atasnya, memberikan kenikmatan tersendiri.

Kemudian, jadilah salad Eropa dengan saus kacang (sambal pecel) yang menggugah selera penikmat vegetarian maupun bukan, yang ingin merasakan saladnya nusantara.

Biasanya penjual nasi pecel di Madiun di panggil “mbok”. Saya kurang tahu pasti apa filosofi di dalamnya, tapi dapat dipastkan apabila penjual dipanggil “mbok” tempat itu pasti memiliki cita rasa pecel yang luar biasa dan mereka sudah pasti berjualan sangatlah lama.

Sangat disayangkan saat berlibur ke Madiun tidak mencoba nasi pecel di pagi atau malam hari yang disantap langsung di tempat.

Cara makan tanpa menggunakan sendok, melainkan langsung menggunakan tangan, orang jawa sering menyebutnya “mulok”, dan jangan lupa tambahkan “bongko“, yaitu masakan dari kacang tolo yang ditumbuk dengan parutan kelapa dan juga racikan bumbu dari penjual.

Kenikmatan menikmati nasi pecel semakin menjadi-jadi apabila kita makan langsung nasi pecelnya menggunakan tempat berupa daun pisang atau daun jati. Aroma khas daun yang dihasilkan akan membaur menjadi satu dengan nikmatnya kumpulan pelengkap sambal pecel.

Tenang saja saat Anda ingin menikmati nasi pecel tidak harus merogoh kocek dalam-dalam, karena nasi pecel di madiun dibandrol mulai harga 5 ribu hingga 8 ribu.

Namun, saat kalian ingin menambahkan lauk ada tambahan lagi sesuai harga yang ditetapkan penjual, tapi tenanglah kantong akan tetap aman.

Kenikmatan tidak mampu diungkapkan tapi nilai atau harga mampu dipublikasikan. Sebagaimana saat perut kenyang tapi kantong tetap aman, nikmati itu semua hanya di Madiun, kota karismatik

Itulah mengapa saat kita mampir di kota Madiun wajib menikmati nasi pecel.

Pemerintah daerah pun hingga membuatkan patung nasi pecel dan juga batik pecel, sebagai dukungan mereka untuk saladnya nusantara (sambal pecel).

Mari berdestinasi kuliner di kota karismatik.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Nasi Becek Makanan Melegenda Penggoyang Lidah Sepanjang Masa

Catatan Kecil Pempek